Advertisement

Latest News

Tampilkan postingan dengan label lain-lain. Tampilkan semua postingan

Buku ini bisa mengantar pembaca kepada kebahagiaan (al falah), memenuhi panggilan Allah melalui adzan yang didengungkan berkali-kali setiap hari. Buku ini membebaskan manusia dari berbagai kesedihan, sebab kesedihan yang berlarut-larut menunjukkan minimnya keimanan terhadap Kebesaran, Kekuasaan, dan Kasih Allah Swt. Tidak hanya itu, kesedihan akan berdampak pada kesehatan, hilangnya kehangatan persahabatan dan menurunnya kualitas aktifitas dan kreatifitas, yang keduanya dibutuhkan untuk optimalisasi prestasi dan peran kekhalifahan.

            Untuk bisa menghayati shalat, mutlak diperlukan pemahaman makna doa-doa didalamnya. Tuntutan pemahaman tersebut tidak bisa diatasi sebulan dua bulan. Buku ini memberi jalan keluar. Masing-masing doa yang panjang dan bermacam-macam pada setiap gerakan shalat disarikan dalam satu sampai tiga poin renungan. Dengan demikian, enam puluh menit sudah cukup untuk mengingat poin-poin renungan semua doa. 


           Semua orang ingin hidup bahagia, dan islam telah mendorong untuk mencapainya. Setiap hari dorongan bahagia itu dikumandangkan melalui adzan, “hayya alal falah”. Bahagia bisa ditandai dengan jiwa yang tenang, bersikap positif menghadapi semua keadaan dan cobaan hidup.
 
      Prof. Abdullah Coleem dari inggris masuk islam karena terheran menyaksikan beberapa orang islam yang justru shalat berjamaah ketika kapal yang ditumpanginya akan tengelam. Ia terkagum jiwa pasrah mereka. Mereka dengan entengnya mengatakan, “kami shalat justru memohon pertolongan Allah. Jika kami ditakdirkan mati, ya mati, dan jika dikehendaki hidup, ya hidup”.

      Shalat merupakan wujud dan sarana penguatan iman. Iman yang benar menghasilkan ketenangan jiwa. Ketenangan jiwa inilah yang dicari semua ilmuan kejiwaan di dunia

             Bagi muslim yang bekerja keras meraih cita-cita, shalat yang dikerjakan dengan khusyuk bisa memompa semangat usahanya, sekaligus menjadi obat penenang ketika mengalami kegagalan. Buku ini berisi renungan takbir optimisme. Setiap takbir yang diucapkan, ada munajat kepada Allah. Jika berhasil, ia tidak bergembira secara berlebihan, dan jika gagal, ia hanya sedih sebentar. Sedih dan kecewa itu manusiawi, tapi bagi peshalat khusyuk, kesedihan berlangsung sebentar untuk segera bangkit kembali.

            Dalam buku ini dijelaskan pula rukuk, i'tidal, dan sujud yang mengantar kepasrahan total kepada Allah. Hidup-mati, sukses-gagal, kaya-miskin, sehat-sakit, dan semua persoalan diserahkan sepenuhnya kepada Allah Swt.


            Setelah saya membaca buku “60 menit terapi shalat bahagia” ini, akhirnya saya memahami betapa pentingnya kekhusyuan dalam shalat, karena ketika kita shalat berarti kita itu sedang berdialog dengan sang pencipta yaitu Allah SWT. Di dalam buku ini juga dijelaskan tentang makna dan doa dalam setiap gerakan shalat, bahkan buku ini juga mengupas tentang paradigma baru kedokteran. “shalatlah dengan ikhlas dan raihlah kesehatan dan kebahagiaan dunia dan akhirat”, yang menjadi pesan utama dalam buku ini sangat logis dan menguatkan persepsi kita tentang makna sejati shalat.


SILAHKAN DOWNLOAD BUKUNYA DI BAWAH INI :






















Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Before I begin to give a speech, I would like to invite you to thank to Allah the Almighty, Who has given us Mercy and Blessing, so we can meet together in this blessing Place. And also don't forget to deliver Sholawat and Salam to our prophet Muhammad SAW, Who has brought us from the darkness to the brightness.
OK MY FRIENDS
Today, in this gold opportunity, I would like to give you a speech about "Our Environment". May in this speech, you'll figure out that save our environment is our priority right now.
Conscious or not, we live in this world depends on environment, we drink water from our environment, we breath air from our environment and we eat foods which planted form our environment. Our environment has a great influence in our live. Our environment gives us life. Good or bad our environment definitely will affect our live especially in our health.
Few years ago, when I was younger, I saw many trees in my environment. But right now those trees are gone which causes the Carbon Monoxide can’t be change into Oxygen.
Few years ago, when I was younger, every step that I took, I saw no trash in my sight. But right now trash is like be my friend in every my step.
OK MY FRIAND
I am sure those experiences have been ever experienced by all people here. So what should we do to recover our environment?  I am standing here is not just to tell you about the condition of our environment only, I also want to invite you to do some good things such as planting some trees and put trash in the right place so our environment will save.
I think that’s all my speech. I hope my brief speech about environment will be useful for us.  And also I would like to say sorry for all of my mistakes. Thank you very much for your attention.
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Advertisement